Iklan

Kojimako INA Fanclub

Semua akun fanclub diatas disupport oleh kru SCI48 Base Team.

Translate

Recent Post

Ads 2

Archive for 02/01/2011 - 03/01/2011

Puji Bonek Swiss , Jurnalis anggap perbuatan sia-sia

Posted by FootyJUGGERid
Sunday, 27 February 2011
Semangat Budiono, Bonek yang tengah berada di Swiss, untuk menggugat nasib sepakbola Indonesia kepada FIFA mendapat pujian. Namun, aksi itu juga dinilai sia-sia.

Budiono memberikan petisi soal sepakbola Indonesia langsung ke kantor FIFA di Zurich. Selain menjelaskan kondisi sepakbola Indonesia di bawah kepemimpinan Nurdin Halid, ada lima pertanyaan yang menggugat kepedulian FIFA terhadap sepakbola Indonesia.
Sebuah warung kopi, tepat di utara Pabrik Gula Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, ada obroral kecil antara pembeli kopi dengan pembeli kopi lainnya. Mereka ngobrol tentang masa depan klub kesayangan Aremania, Arema dan klub kesayangan Ngalamania, Persema.

Maklum, obroral beberapa pembeli kopi di warung kopi pingggir jalan raya Krebet, yang warungnya dikelola bu Tina itu, tersedia koran lokal dan regional Jawa Timur. Sehabis membaca berita olahraga di dua koran tersebut, lalu muncul pertanyaan, "Gimana nasib Arema dan Persema ya?" tanya pria bernama Jalal (53), kepada teman ngopi di sebelahnya yang juga asyik membaca koran itu.

"Kan sudah positif, Persema mundur dari ISL. Itu kata pak Peni. Bahkan yang akan diturunkan di LPI adalah tim senior katanya. Kalau Arema tetap menolak keras gabung ke LPI," jawab pria yang bernama Surahman (45), warga Senggrong Krebet itu, memberi tahu kepada Jalal, di sebelahnya.
10. Mexico

Salah satu kekuatan sepakbola benua Amerika ini memang dikenal mempunyai banyak supporter fanatik. Dan salah satu yang unik dari mereka adalah, mereka selalu menampakkan identitas ke-Mexico-annya dalam mendukung tim kesayangan mereka. Rata-rata kepadatan stadion mencapai 90%. Basis supporter fanatiknya adalah Chivas Guadalajara.

10 Nama Klub terkeren di Dunia

Posted by FootyJUGGERid
Young Boys – Swiss
young boys


Young Boys ! Itulah Namanya Klub asal Swiss yang kini sedang mengikuti ajang Liga Champhions membuat namanya menjadi terkenal , karena keunikan namanya , bukan berarti tim ini hanya dihuni oleh pemain-pemain young saja , campuran ada yang umurnya lebih tua ada yang lebih muda , tetapi pemain mereka masih bersemangat atas nama ini , yang mereka selalu menganggap sebagai YOUNG BOYS !




Juventus – Italia
Nama Juventus berasal dari kata Latin iuventus yang berarti muda. Nama ini kemudian pada tahun 1897 diambil oleh sebuah klub asal Turin yang kemudian bertransformasi menjadi klub Italia tersukses sepanjang sejarah. Mungkin jiwa muda penuh semangat menjadikan mereka meraih keberhasilan tersebut.




Arsenal – Inggris
arsenal
Gudang senjata, cukup mantap untuk disebutkan. Klub yang berbasis di London ini di dirikan oleh para pekerja di Royal Arsenal pada tahun 1886. Peluru-peluru sering dimuntahkan oleh tim yang berbasis di London tersebut kepada semua lawannya yang pada akhirnya membawa mereka menjadi salah satu klub paling sukses di Inggris.

Sriwjaya Fc Janji Bungkam Al- Ain

Posted by FootyJUGGERid
Saturday, 19 February 2011


Sriwijaya FC menyambut laga penyisihan Liga Champions Asia, Sabtu ini , dengan optimisme tinggi. Juara Copa Indonesia musim lalu itu berjanji akan membungkam Al-Ain, klub asal Uni Emirat Arab, di stadion Jakabaring, Palembang.

"Kami sudah mempelajari kekuatan lawan dan menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi mereka. Para pemain juga telah menjalani relaksasi yang cukup. Kami yakin bisa mengalahkan Al-Ain," kata Hendri Zainudin, Manajer Sriwijaya FC, saat dihubungi Tempo, Jumat (18/2).

VOTE KOMODO NOW ! Peringkat Komodo Masuk 14 Besar !

Posted by FootyJUGGERid
Tuesday, 15 February 2011

INI DIA PULAU KOMODO YANG DIHUNI RATUSAN KOMODO YANG BEBAS !






 

Dengan memiliki keindahan Panoramanya PANTAS MENJADI keajaiban dunia !



KOMODO HEWAN SATU-SATUNYA KETURUNAN DINOSAURUS !
WOW it's AMAZING !!


Eropa merupakan jagonya jika bicara tentang sepak Bola di Dunia , hampir seluruh pemain berkelas Dunia , singgah di daratan Eropa dan menjadi bintang Superstar , terbukti PD dunia lalu Eropa mendominasi semua babak dari kualifikasi - perempat Final - Semi Final - sampai FINAL selalu mampu meloloskan  tim - tim Eropa ke tangga juara , dibandingkan dengan benua Asia yang negaranya kebanyakan negara berkembang

Harapan atau Mimpi dari Soccer Republic Indonesia blog

Posted by FootyJUGGERid
Monday, 14 February 2011


ABOUT Soccer Republic Indonesia blog - Pasti semua orang di dunia ini mempunyai suatu mimpi atau impian atau juga harapan yang nantinya bakal akan terwujud dengan kalau kita mau berusaha , untuk itu dari sedini mungkin kita sudah di bekali impian maka kita akan terpacu untuk mewujudkanya bukan hanya terpaku diam begitu saja ,Impian kita akan terwujud bila kita selalu kerja keras dan tentu saja berdoa, dan Mimpi atau Harapan dari Blog saya ini adalah :

10 RENCANA PEMBANGUNAN STADION BARU DI INDONESIA

Posted by FootyJUGGERid
Thursday, 10 February 2011

1. Stadion Gedebage


Kota : Bandung, Jawa Barat
Dibangun : masih dalam tahap pembangunan (perkiraan selesai 2011-2012)
Kandang : Rencanaya akan dipakai oleh Persib Bandung

Perkembangan Selanjutnya : klik link ini SUS Gedebage
Kapasitas : 40.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Lama
Kategori : A

Sejarah Singkat
Stadion Gedebage merupakan stadion masa depan Persib Bandung untuk menjalani partai kandang di Kompetisi Liga Indonesia.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A



Ada hal filosofi yang mendasar yang melatar belakangi mengapa FIFA tetap bersikukuh untuk tidak menggunakan teknologi dalam (membantu) mengambil keputusan dalam sebuah pertandingan sepakbola.

Salah satu kunci mengapa sepakbola menjadi permainan yang disukai dan oleh hampir sebagian besar penduduk planet ini adalah dimana aturan permainan FIFA itu bisa diterapkan oleh semua orang dimuka bumi ini.

Filosofi ini yang ingin tetap dipertahankan oleh FIFA. Jika Piala Dunia atau FIFA mengamini penggunaan teknologi dalam pengambilan keputusan, maka sepakbola tidak lagi menjadi olahraga yang universal. Sepakbola akan menjadi olahraga yang ekslusif. Olahraga yang hanya bisa dilakukan di daerah atau di negara-negara yang mempunyai teknologi tinggi. Dan ini akan membuat sepakbola menjadi tidak useble lagi di seluruh kalangan.

Sekarang ini, aturan permainan dari level paling bawah sampai level Piala Dunia tidak ada pengkhususan aturan. Jika FIFA mengakomodir penggunaan teknologi apalagi sampai mewajibkan, bagaimana dengan pertandingan resmi FIFA antara negara atau klub terpencil di Afrika atau Oceania. Akhirnya akan ada ekslusifitas dari sepakbola sendiri.




Ditolaknya penggunaan teknologi oleh FIFA ini akan tetap menjadikan sepakbola menjadi menarik dan tetap menjadi perdebatan. Persoalan kesalahan manusia (wasit) yang memimpin, akan ada mekanisme sendiri untuk menghukumnya.

Apa yang telah diputuskan wasit, itulah sepakbola dan harus ditaati. Apa jadinya jika keputusan wasit bisa dianulir oleh teknologi, sehingga perayaan kemenangan menjadi tidak menarik dan hambar.

Biarlah sepakbola tetap menjadi kontroversi, karena kontroversi itulah sepakbola menjadi hidup. (ainul ridha)
Radja Nainggolan

Pencinta sepak bola sebentar lagi bisa menyaksikan salah satu putra keturunan Indonesia berlaga di Liga Serie A Italia. Itu karena Radja Nainggolan baru saja bergabung dengan Cagliari sebagai pemain pinjaman.
Radja adalah gelandang berusia 22 tahun, memiliki ayah berdarah Batak dan ibu berkenegaraan Belgia. Selama ini Radja menjadi warga negara Belgia dan pernah membela Belgia di Piala Kirin lawan Cile pada tahun lalu.Sepak bola Italia sudah dikenalnya sejak 2005 ketika Piacenza menariknya dari klub Belgia, Germinal Beeschot. Kariernya mulai bersinar pada musim 2008-09, di mana ia tampil sebanyak 38 kali dan mencetak tiga gol di Serie B.

Radja memang sempat menjadi buah bibir di Liga Italia saat dikabarkan akan diboyong oleh AS Roma. Namun Cagliari rupanya yang mendapatkan gelandang berusia 22 tahun ini dalam bagian pertukaran dengan Mikhail Sivakov.
Cagliari telah resmi meminjamnya hingga akhir musim namun punya opsi untuk mempermanenkan kontraknya. Radja pun mengaku senang dengan kesepakatan ini dan berharap bisa bermain baik di klub Seri A ini.
“Saya datang ke Cagliari dengan rasa antusias. Target saya ada bertumbuh dan berkembang di Seri A,” ungkap Radja Nainggolan yang lahir di Antwerp, Belgia   seperti dilansir Goal.
“Saya dapat bermain di segala posisi di lapangan tengah. Saya merasa lebih baik di sisi kiri, tapi saya berharap bisa mendapatkan tempat di dalam tim ini,” harapnya .

Radja Nainggolan
Radja Nainggolan

Radja Nainggolan lahir di Antwerpen, Belgia, 4 Mei 1988 (umur 22 tahun). Radja Nainggolan adalah kembar dampit dengan saudara bernama Riana dan putra dari pasangan Marius Nainggolan dan Lizi Bogaerd, seorang Belgia.

Marianus mengenalkan Radja dan saudara kembarnya, Riana kepada sepakbola. Sejak 4 tahun, Radja dan Riana selalu diajak nonton dan bermain sepakbola oleh Marianus di Antwerpen, Belgia.
Sayangnya, sejak usia 6, kedua saudara kembar ini harus berpisah dengan sang ayah. Marianus kembali ke Bali, Indonesia, untuk meneruskan kembali usahanya. Ya, pria berdarah Batak ini memang menjadi pengusaha di Pulau Dewata itu.
Setelah Marianus kembali ke Indonesia, Radja mendapat dorongan dari ibunya Lizi Bogaerd dalam menggeluti sepakbola. Sejak medio 2005, Radja ditarik dari klub Belgia, Germinal Beeschot ke Piacenza, Italia. Di klub Serie B ini, karir Radja mulai bersinar. Gelandang berusia 22 ini telah mencetak empat gol dari 41 penampilan.
Di Piacenza pula, Radja kembali dipertemukan dengan ayahnya. Momen itu terjadi pada akhir 2007. “Setelah 13 tahun, akhirnya kami bisa bertemu kembali. Papa datang dari Bali ke Italia menemui saya dan Riana,“ kata Radja. Sementara itu, Riana Nainggolan juga bermain sepakbola. Sampai sekarang ia masih aktif di klub sepakbola wanita Belgia, Kontich. Klub ini berkiprah di kompetisi nasional Belgia.

- Copyright © 2013 SCI48's Base - AKB48 Website Fans - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -