Iklan

Kojimako INA Fanclub

Semua akun fanclub diatas disupport oleh kru SCI48 Base Team.

Translate

Recent Post

Ads 2

Archive for 2010

C. Gonzales vs M. Safee merebutkan Top skor AFF CUP

Posted by Football Journey
Friday, 24 December 2010
AFF CUP - Kedua striker asal Indonesia dan Malaysia yaitu C.Gonzales (ELOCO) dan M. Safee berpeluang besar menjadi top skor Piala AFF CUP , Gonzales dengan torehan 3 GOL dan M . Safee 2 GOL , tetapi di Indonesia masih banyak yang mengoleksi 2 gol pula seperti Firman Utina, M. Ridwan , Bambang Pamungkas , Arif Suyono yang semuanya memupunyai torehan 2 gol , kembali lagi pada topik c. Gonzales yang mempunyai umur 35 tahun , tinggi 177 cm dengan badanya yang lebih kekar  , akan adu tajam dengan pemain Malaysia M. Safee berumur 26 tahun tinggi 168 cm , C. Gonzales yang mempunyai tendangan pisang dan heading yang bagus menjadi Striker yang diwaspadai oleh Bek-bek Malaysia , dan M.Safee dengan mempunyai speed dan heading bola yang baik akan di kawal ketat oleh bek-bek Indonesia ,seperti Maman A. APAKAH Gonzales bakal menjadi TOP Skor ?? atau PEMAIN TERBAIK ?? 

Burung GARUDA vs Harimau MALAYA

Posted by Football Journey
Thursday, 23 December 2010

                  
                           

Indonesia vs Malaysia - Ini dia julukan dari kedua negara tersebut Burung Garuda dan Harimau Malaya , Burung Garuda yang diambil dari dan dilihat di Hutan Tropis Indonesia sering kali lewat dan juga Burung Garuda yang terbang bebas diangkasa yang memantau seluruh Hutan di Indonesia dan menjadi hewan mitos terkenal didunai . apakah Garuda akan mencengkeram Malaya dengan paruhnya ataukah sebaliknya Malaysia menerkam Garuda !!

LIHAT pertandingan Live ! di RCTI jam 19.00 wib

Cristian Gonzales TOP SKOR AFF CUP Sementara

Posted by Football Journey
Wednesday, 22 December 2010
Cristian Gonzalez berpeluang menjadi top scorer AFF CUP 2010 setelah di dua laga semifinal terakhir mencetak masing-masing satu gol. Sampai berakhirnya laga semi final Cristian Gonzalez berhasil mencetak empat gol unggul dua gol dari para pencetak gol lainnya. Sementara 13 pemain mencatatkan diri mencetak dua gol, masing-masing lima dari Indonesia, tiga dari Malaysia, dua Vietnam dan Thailand, Filipina , Singapura si wakili oleh satu pemain., Jika misalnya Eloco ( Si Gila ) dapat menjebol gawang kembali maka kemungkinan besar Top Skor akan diraih oleh ELOCO , Gonzales pemain asal Uruguay adalah pemain pertama di awal karir pertama dan ajang pertama berhasil membukukan Top Skor Dilihat 4 kali TOP SKOR LIGA INDONESIA . Sungguh pemain Sepak bola yang masih Kreatif sampai saat ini walau umurnya sudah 34 tahun .
Pertandingan ALL STAR di Dunia memang jarang terjadi mungkin hanya ada dibenak anda -anda semua disini saya akan memprediksi pemain ALL star Dunia !

ALL STAR EROPA


1. Cassilas ( Spanyol )

5. R . Ferdinand ( Inggris )
13. Sergio Ramos ( Spanyol )
6. Nemanja Vidic ( Serbia )
12. Metzelder ( Jerman )

8. Iniesta ( Spanyol )
7. C. Ronaldo ( Portugal )
10. Xavi Hernandes ( Spanyol )
15. Frank Ribery ( Prancis )

9. Oezil ( Jerman )
17 . David Villa ( Spanyol )


ALL STAR AMERICAN

1. Sergio Romero ( Argentina )

4. Veron ( Argentina )
5. Daniel Alves ( Brazil )
12. Rafael Markues ( Mexico )
6. Martin Demichelis ( Argentina )

7. L. Donovan ( Amerika Serikat )
22. R . KAKA ( Brazil )
9. Kokain ( Chile )
15 . Angel de Maria ( Argentina )

10 . Lionel Messi ( Argentina )
8 . Luis Fabiono ( Brazil )


Stadion pertandingan : Stadion  Saitama Jepang ( 120.000 penonton Host PD 2002 )
Timnas Merah Putih belum lagi berlaga menghadapi Malaysia di final, namun aroma balas dendam sudah digelorakan para suporter Negeri Jiran tersebut. Genderang perang antara kedua kelompok suporter dari dua negara berbeda ini terlihat jelas di salah satu forum internet milik netter Malaysia.

Dalam laga tandang yang berlangsung di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 26 Desember mendatang, para suporter Malaysia ternyata sudah siap menyerang dan menjatuhkan mental pemain Timnas Garuda. Mereka akan mengejek saat lagu kebanggaan Indonesia Raya dinyanyikan.

Dari situs http://www.topix.com/forum/world/malaysia/, tertulis judul lagu kebangsaan Indon akan dihina. Selasa, (21/12/2010) saat situs ini diunduh, sudah sekitar 596 yang ikut berkomentar dalam forum ini. Berbagai komentar dirilis dalam forum ini. Betapa becinya kedua negara ini , ternyata ungkapan saudara melayu hanya kebohongan belaka toh , sekarang malah memprihatinkan .
Jakarta - Berlaga di kandang Malaysia bukanlah sebuah hal yang menakutkan bagi Indonesia. Dari catatan pertemuan, meski tampil di kandang sendiri Harimau Malaya sulit menaklukkan tim Garuda.

Malaysia menghadapi Indonesia di final Piala AFF 2010. Leg pertama digelar di Stadion Bukit Jalil, akhir pekan ini.

Indonesia layak optimistis karena Negeri Jiran sulit menaklukkan Merah Putih dalam laga yang dilangsungkan di Malaysia.

Statistik dari footballdatabase.eu menunjukkan kekalahan terakhir Indonesia di markas Malaysia terjadi 25 Agustus 1989 di babak grup SEA Gamse. Saat itu Ricky Yacob dkk. takluk 0-2.

Setelah itu Indonesia tercatat enam kali melawat ke markas Malaysia dan tak pernah kalah. Dua kemenangan diraih di kandang Malaysia, salah satunya dengan skor mantap 4-1 di semifinal Piala AFF 2005.

Hasil teraktual yang didapat Indonesia ketika berlaga di Negeri Jiran adalah imbang 1-1 di babak grup Meredeka Cup 2006.


10 Pertemuan Terakhir Malaysia vs Indonesia

Tanggal - Ajang - Babak - Skor Akhir


23 Agst 2006 - Merdeka Cup - Final - Malaysia 1 : 1 Indonesia
03 Jan 2005 - Tiger Cup - Semifinal - Malaysia 1 : 4 Indonesia
17 Mar 2004 - Ujicoba - Malaysia 0 : 0 Indonesia
26 Sept 2003 - Ujicoba - Malaysia 1 : 1 Indonesia
02 Mar 1996 - Asian Cup Qual. Group 4 - Malaysia 0 : 0 Indonesia
06 Feb 1991 - Ujicoba - Malaysia 1 : 2 Indonesia
25 Agst 1989 - SEA Games  - Malaysia 2 : 0 Indonesia
08 Des 1988 - Ujicoba  - Malaysia    0 : 0    Indonesia
01 Agst 1984 - Ujicoba - Asia zone - Malaysia    2 : 2    Indonesia
05 Agst 1982 -  Merdeka Cup 1st Stage - Malaysia    0 : 2    Indonesia

dari detik.sport

Satu lagi Pemain Naturalasi berhasrat bermain untuk Timnas

Posted by Football Journey
Tuesday, 21 December 2010

Ternyata ada satu pemain keturunan Indonesia di Belanda yang sepertinya layak dicoba untuk diproyeksikan masuk dalam skuad Timnas Mera Putih. Pemain itu masih muda belia.

Adalah Oliver Rifai, remaja berusia 17 tahun ini sejak tahun 2008 bermain untuk klub Belanda AZ Alkmaar diposisi gelandang. Ia merupakan anak dari pasangan ayah dari WNI dan Ibu Belanda.

Oliver seperti dilansir Arena, bukan hanya sekedar pesepakbola berdarah Indonesia dengan kemampuan biasa. Ia merupakan remaja dengan bakat yang patut diperhitungkan. Buktinya pesepakbola yang sangat menyukai masakan Indonesia ini dipanggil bergabung dengan Timnas Belanda U-17.

Bahkan Oliver adalah bagian penting Timnas Belanda U-17 yang memenangi sebuah turnamen di Meksiko. Dalam sebuah jejaring sosial, Oliver menyatakan bahwa dirinya siap membela negara Ayahnya, Indonesia apabila memang pihak asosiasi sepakbola Indonesia (PSSI) menginginkannya.

Oliver berharap PSSI menulis surat resmi kepada dirinya dan mengurus semua hal-hal terkait dengan administrasi.

Walaupun Oliver pernah memperkuat Timnas Belanda U-16 dan U-17 namun dirinya masih bisa memperkuat Timnas Indonesia seperti regulasi yang disyaratkan FIFA terkait pemain naturalisasi. Yakni selama Oliver belum pernah memperkuat Timnas Belanda senior, dirinya masih bisa menggunakan kostum Merah Putih.

Sebagai contoh bintang AC Milan, Kevin-Prince Boateng, Kevin adalah pemain kelahiran Jerman dengan Ibu seorang Jerman namun berayahkan seorang Ghana pernah memperkuat timnas Jerman U-15 sampai U-21 namun dirinya akhirnya bisa memperkuat Ghana pada Piala Dunia yang lalu karena belum sekalipun dipanggil timnas senior Jerman.

Terkait dengan Oliver Rivai, sekarang tinggal niat PSSI melalui Badan Tim Nasional guna mencoba talenta Oliver. Jangan sampai akhirnya kecolongan seperti yang terjadi dengan Radja Nainggolan yang akhirnya tidak bisa membela Garuda karena terlebih dahulu dipanggil Timnas Belgia.

Janji Pemain Malaysia

Posted by Football Journey
Malaysia punya target lain dalam menghadapi Indonesia di babak final Piala AFF 2010. Bukan cuma kemenangan tapi juga hadiah kado ulang tahun untuk manajer tim, Datuk Subahan Kamal.

Subahan akan berulang tahun tepat di leg pertama ifinal yang berlangsung di Stadion National Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu 26 Desember 2010. Kemenangan di semifinal pertama itu bakal jadi modal penting Malaysia yang akan bertandang ke Jakarta pada 29 Desember mendatang.

"Perayaan apa yang lebih meriah dibanding merayakannya (ulang tahun) di hadapan 100 ribu fans," kata Subahan seperti dilansir The Star, Selasa 21 Desember 2010.

"Pasti akan terasa luar biasa. Bahkan akan terasa lebih baik jika kami jadi juaranya."

Subahan yakin kalau kemenangan bisa diraih pasukan Negeri Jiran karena ini adalah ajang balas dendam. Masih teringat di diri Subhan bagaimana Malaysia dipermalukan 1-5 oleh Indonesia di fase penyisihan Grup.

"Mereka (Malaysia) harus bisa menyamakan kedudukan dengan Indonesia sebelum kembali ke Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta pada 29 Desember nanti," tambah Subhan. • VIVAnews

10 Stadion Termegah di Dunia

Posted by Football Journey
Monday, 20 December 2010
Berikut beberapa info Stadion termegah di Dunia :

1. Rungrado May Day Stadium (Pyongyang, Korea Utara) 150.000 penonton

10 Olahragawan terbaik di Indonesia

Posted by Football Journey
Sunday, 19 December 2010
peringkat 10 Richard Sambera
225px-Richard_Sambera

Richard Sambera berasal dari Indonesia kelahiran Jakarta 19 Desember 1971. Ia eksis dari tahun 1980-an, 1990-an dan 2000-an ini. Prestasinya antara lain memperoleh medali emas di Sea Games dan beberapa medali kejuaraan renang Asia maupun dunia. Saat ini dia menjadi pembawa acara televisi untuk siaran olahraga.
Richard berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar bachelor of science di Political Science and Economy Arizona State University, Amerika Serikat. Selama di Amerika Serikat, Richard menjadi pelatih tim renang putra Arizona State University. Perkenalan Richard dengan media terjadi saat bergabung dengan koran Arizona Republic. Sejak tahun 2003, Richard bergabung dengan Metro TV sebagai pembawa berita di Metro Sports.

Peringkat 9, Lim Swie King
Liem Swie King

Swie King, (lahir di Kudus, Jawa Tengah, 28 Februari 1956; umur 53 tahun) adalah seorang pemain bulutangkis yang dulu selalu menjadi buah bibir sejak dia mampu menantang Rudy Hartono di final All England tahun 1976 dalam usianya yang ke-20. Kemudian Swie King menjadi pewaris kejayaan Rudy di kejuaraan paling bergengsi saat itu dengan tiga kali menjadi juara ditambah empat kali menjadi finalis. Bila ditambah dengan turnamen “grand prix” yang lain, gelar kemenangan Swie King menjadi puluhan kali. Swie King juga menyumbang medali emas Asian Games di Bangkok 1978, dan enam kali membela tim Piala Thomas. Tiga di antaranya Indonesia menjadi juara.
Mulai bermain bulu tangkis sejak kecil atas dorongan orangtuanya di kota kelahiran Kudus, Swie King yang lahir 28 Februari 1956 akhirnya masuk ke dalam klub PB Djarum yang banyak melahirkan para pemain nasional.
Usai menang di Pekan Olahraga Nasional saat berusia 17 tahun, akhir 1973, Liem Swie King direkrut masuk pelatnas yang bermarkas di Hall C Senayan. Setelah 15 tahun berkiprah, Swie King merasa telah cukup dan mengundurkan diri di tahun 1988. Saat aktif sebagai pemain, Liem terkenal dengan pukulan smash andalannya, berupa jumping smash, yang dijuluki sebagai King Smash.
Liem Swie King sebenarnya dari marga Oei bukan marga Liem. Pergantian marga seperti ini pada masa dahulu zaman Hindia Belanda biasa terjadi, pada masa itu seorang anak dibawah usia ketika memasuki wilayah Hindia Belanda (Indonesia sekarang) harus ada orang tua yg menyertainya, bila anak itu tidak beserta orang tua aslinya, maka oleh orang tuanya akan dititipkan kepada “orang tua” yg lain, “orang tua” ini bisa saja bermarga sama atau lain dari aslinya.


Peringkat 8, Lisa Rumbewas
weightlifting

Raema Lisa Rumbewas (lahir di Jayapura, 10 September 1980; umur 28 tahun) adalah seorang atlet putri angkat besi asal Indonesia. Ia berasal dari keluarga atlet. Ayahnya, Levi Rumbewas pernah menjadi binaragawan terbaik Indonesia. Sementara ibunya, Ida Korwa juga seorang lifter. Keluarga ini boleh disebut perintis angkat besi di Papua.
Pada Olimpiade Athena 2004 Lisa, begitu panggilan akrabnya, mendapat medali perak untuk kategori angkat besi putri, kelas 53 kg Grup A. Sebelumnya ia pernah meraih medali perak di Olimpiade Sydney 2000. Selain itu ia juga mendapat medali serupa pada SEA Games XXI. Rumbewas tampil kembali di nomor 53 kg pada Olimpiade Beijing 2008, namun hanya menempati posisi keempat dengan total angkatan 206 kg.


Peringkat 7, Bambang Pamungkas
bambang-pamungkas

Bambang Pamungkas (lahir di Salatiga, Jawa Tengah, 10 Juni 1980; umur 29 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini dia bermain untuk Persija Jakarta di Divisi Utama Liga Indonesia dan pernah mewakili negara dalam timnas sepak bola Indonesia. Dia biasa berposisi sebagai penyerang.
Meskipun tidak terlalu tinggi (171 cm), Bambang mempunyai lompatan yang tinggi dan tandukan yang akurat. Salah satu pemain yang dikaguminya adalah rekannya dalam tim nasional, Kurniawan Dwi Yulianto.
Saat masih bermain dalam tim remaja Jawa Tengah, ia pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Haornas, sebuah kejuaraan tingkat remaja. Bambang juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak untuk skuad Indonesia di Piala Asia U-19 Grup V, dengan 7 gol.
Penampilan pertama Bambang bersama timnas senior adalah pada 2 Juli 1999 dalam pertandingan persahabatan melawan Lituania. Bambang, yang saat itu baru berusia 18 tahun, berhasil menciptakan sebuah gol dalam pertandingan yang berakhir seri 2-2.
Bambang menjaringkan 2 gol pada musim pertamanya di Liga Indonesia walaupun tim yang diwakilinya Persija Jakarta gagal ke babak akhir. Saat musim tersebut berakhir, Bambang bergabung dengan sebuah tim divisi 3 Belanda, EHC Norad. Namun masalah keluarga dan kegagalan dalam menyesuaikan diri dengan cuaca sejuk Eropa menyebabkan beberapa bulan setelah itu, EHC Norad meminjamkan Bambang kembali kepada Persija sebelum kedua-dua pihak mengakhiri kontrak atas persetujuan bersama.
Setahun kemudian, Bambang menjadi top scorer dr belakang dengan 8 gol sekaligus membantu Indonesia menjadi juara kedua Piala Tiger 2002.
Hingga penampilan terakhirnya untuk Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2006 melawan Sri Lanka pada September 2004, Bambang telah menjaringkan 18 gol dalam 35 penampilan. Namun masalah kecederaan serta prestasi yang menurun (kali terakhir Bambang menjaringkan gol untuk Indonesia adalah pada 12 Februari 2004) menyebabkannya tersisih dari skuad Piala Tiger Indonesia 2004. Saat rekan-rekannya berjuang di Piala Tiger, Bambang menandatangani kontrak dengan Selangor FC. Hingga Juli 2005, ia adalah pencetak gol terbanyak untuk timnya dengan 22 gol.
Musim 2007 ia kembali memperkuat Persija Jakarta di Liga Indonesia.
Pada 10 Juli 2007, ketika pertandingan Indonesia-Bahrain, ia mencetak gol, memastikan Indonesia menang 2-1.

Peringkat 6, Yayuk Basuki
yayuk.img_assist_custom

Sri Rahayu Basuki atau lebih dikenal dengan nama Yayuk Basuki (lahir pada 30 November 1970 di Yogyakarta) adalah pemain tenis dari Indonesia yang paling terkenal pada tahun 1990-an.
Ia memulai karir profesional pada tahun 1990. Pada tahun berikutnya, ia menjadi petenis Indonesia pertama yang menjuarai turnamen profesional. Sepanjang karirnya, Yayuk berhasil memperoleh enam gelar tunggal Tur WTA dan sembilan gelar dari ganda. Prestasi terbaiknya dalam turnamen Grand Slam adalah mencapai babak perempat final Wimbledon pada tahun 1997. Ia pensiun dari karir profesional pada tahun 2004.
Peringkat tertinggi yang pernah dicapainya adalah posisi ke-19 untuk bagian tunggal dan ke-9 untuk bagian ganda. Jumlah uang yang diperolehinya selama karir adalah US$1.645.049.

Peringkat 5, Alan Budikusuma
alan-budi-kusuma

Alan Budikusuma Wiratama alias Goei Ren Fang (Dalam aksara Tionghoa: 魏仁芳), (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 29 Maret 1968; umur 41 tahun) adalah mantan pemain bulutangkis Indonesia yang meraih medali emas bulutangkis pada Olimpiade Barcelona 1992 dalam nomor tunggal putra. Ia pensiun dari dunia bulutangkis setelah Olimpiade Atlanta 1996.
Alan menikah dengan Susi Susanti, yang juga memenangkan medali emas bulutangkis pada Olimpiade Barcelona.

Peringkat 4, Rudi Hartono
rudi-h

Rudy Hartono Kurniawan (Hanzi: 梁海量, Nio Hap Liang; translasi fonetik nama Indonesianya ke bahasa Tionghoa: 哈托诺 Hatuonuo; lahir di Surabaya, Jawa Timur, 18 Agustus 1949; umur 59 tahun) adalah seorang mantan pemain bulutangkis Indonesia. Ia pernah memenangkan kejuaraan dunia di tahun 1980, dan Kejuaraan All England selama 8 kali (7 diantaranya diraih secara berturut-turut) pada tahun 1960′an dan 1970′an.

Peringkat 3, Chris John
chris-john1
Yohannes Christian John, atau lebih dikenal sebagai Chris John (lahir di Jakarta, 14 September 1979; umur 29 tahun) adalah seorang petinju Indonesia. Ia tercatat sebagai petinju Indonesia ketiga yang berhasil meraih gelar juara dunia, setelah Ellyas Pical dan Nico Thomas.

Peringkat 2, Taufik Hidayat
taufik_hidayat2

Taufik Hidayat (lahir di Bandung, Jawa Barat, 10 Agustus 1981; umur 27 tahun) adalah pemain bulutangkis tunggal putra dari Indonesia yang berasal dari klub SGS Elektrik Bandung dengan tinggi badan 176 cm.
Putra pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah ini adalah peraih medali emas untuk Indonesia pada Olimpiade Athena 2004 dengan mengalahkan Seung Mo Shon dari Korea Selatan di babak final. Pada 21 Agustus 2005, dia menjadi juara dunia dengan mengalahkan permain peringkat 1 dunia, Lin Dan di babak final, sehingga menjadi pemain tunggal putra pertama yang memegang gelar Kejuaraan Dunia Bulutangkis dan Olimpiade pada saat yang sama. Selain itu, ia juga sedang memegang gelar juara tunggal putra Asian Games (2002, 2006). Ia tampil di Olimpiade Beijing 2008, namun langsung kalah di pertandingan pertamanya, melawan Wong Choong Hann di babak kedua.
Selain itu, dia juga telah enam kali menjuarai Indonesia Terbuka: 1999, 2000, 2002, 2003, 2004, dan 2006.
Pengalaman lainnya antara lain pada Piala Thomas (2000, 2002, 2004, 2006 dan 2008) serta Piala Sudirman (1999, 2001, 2003 dan 2005).

Peringkat 1, Susi Susanti
4375-004-7F62B183

Lucia Francisca Susi Susanti (Hanzi: 王蓮香, pinyin: Wang Lian-xiang, lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 11 Februari 1971; umur 38 tahun) adalah seorang pemain bulutangkis Indonesia.
Dia menikah dengan Alan Budikusuma, yang meraih medali emas bersamanya di Olimpiade Barcelona 1992. Selain itu, ia pernah juga meraih medali perunggu di Olimpiade Atlanta 1996.
International Badminton Federation (sekarang Badminton World Federation) pada bulan Mei 2004 memberikan penghargaan Hall Of Fame kepada Susi Susanti. Pemain Indonesia lainnya yang memperoleh penghargaan Hall Of Fame yaitu Rudy Hartono Kurniawan, Dick Sudirman, Christian Hadinata, dan Liem Swie King.

Dicuplik dari : Wikipedia

Stadion terunik di Dunia

Posted by Football Journey
Ada ada saja ini stadion. Aneh banget. Berikut adalah kandidat stadion aneh tersebut:

1. Vesturi á Eiðinum Stadium
Stadion ini digunakan untuk sepak bola di semenanjung pulau . Lokasinya di Pulau Faroe, berkapasitas 3000 orang. Yang tak kalah menarik, juga ada seorang pria di sebuah perahu selama pertandingan terjatuh ke laut saat mengumpulkan bola. wah bukanya cari aman !! T-T

2. Podium Apung Marina Bay
Stadion apung terbesar di dunia yang ada di Singapura. Seluruhnya terbuat dari baja, podium apungnya memiliki panjang 120 m, lebar 83 m, lebih besar 5% dari Stadion Sepak Bola Nasional. Bisa menahan beban seberat 1.070 ton ( sama dengan berat total 9.000 orang, 200 ton perlengkapan, dan 30 ton kendaraan militer). Sedangkan tribun stadionnya berkapasitas 30.000 orang. tetapi kok di Indonesia gak ada ya ??
3. Stadion Osaka
Stadion ini digunakan untuk baseball di Naniwaku, Osaka, Jepang. Sebelumnya Merupakan markas Nankai Hawks yang kemudian pindah ke Stadion Heiwadai tahun 1988. Sayang kemudian Stadion Osaka dikonversikan menjadi perumahan. karena tidak pernah dipakai oleh pertandingan - pertandingan sepakbola , Stadion Osaka dihancurkan tahun 1998 kemudian dibangun Shopping Center di lokasi tersebut.
wah padahal gede itu stadion ! haha !
4. Stadion Melawan Gravitasi
Hehehe nama stadionnya apa tuh, melawan gravitasi gitu. Tapi stadion ini ada. Aneh, miring gitu. Mainnya pasti repot! miring gitu !
5. Eco Stadium
Stadion ini tidak punya beton. Stadion Eco Janguito Malucelli ini ada di Curitiba, Brazil. Stadion ini terkenal karena yang pertama menjadi tahap penghijauan di Brazil. Kursi penonton diletakkan di bukit. Makanya disebut stadion Eko (baca: Ekosistem). Maksudnya stadion yang mengacu dengan ekosistem...ha4x! lucu!
6. Stadion Braga
Stadion ini sungguh aneh tapi keren.hehe.. Stadion ini ada di Braga, Portugal. Stadion ini dibangun di sebelah tambang (Monte Castro) yang menghadap ke kota Braga. Desain stadion ini terinspirasi suku Inca kuno Amerika Selatan. Proses pemindahan batu besar, menelan biaya sebesar 83,1 juta Euro. Lebih besar dari biaya pembangunan stadion untuk Euro 2004 manapun. Christiano Ronaldo pernah latihan di stadion aneh ini nggak ya???





Sumber : Ianks.blog dan wikipedia











Soccer Republic Indonesia -  Malaysia dipastikan Lolos ke final setelah kemarin malam menundudukan Vietnam 0-0 walau begitu di laga Leg 1 Malaysia telah menang 2-0 , kedua Gol tersebut diborong oleh striker Malaysia Safee dengan sundulan kepala dan tendangan rebound dari tepisan kiper , Vietnam dengan 2 pemain intinya sedang cedera melawan Malaysia , Vietnam tidak beruntung , menurut Situs resmi Malaysia - Malaysia berharap di Final bertemu dengan Indonesia karena ingin membalas kekalahan telak di pertandingan kualifikasi AFFCUP dengan skor cukup banyak 5-1laysia dipastikan Lolos ke final setelah kemarin malam menundudukan Vietnam 0-0 walau begitu di laga Leg 1 Malaysia telah m

AFF CUP : Vietnam vs Malaysia 0-0

Posted by Football Journey
Saturday, 18 December 2010
Baru saja pemain Malaysia dan Vietnam bertarung dan hasilnya adalah 0-0 dengan ini Malaysia lolos ke Final , dengan Agregat 2-0 setelah pada Leg pertama menang 2-0 .

Ayo Indonesia ! LOLOS ke FINAL ya ^^ !
Besok teman -teman Indonesia vs Filiphina , 19 Desember 2010 pukuk 07.00 Live !!

Malaysia vs Vietnam 0 - 0

Posted by Football Journey
Sekarang kedua tim sedang melakukan istirahat untuk babak ke 2 pertandingan di stadion di vietnam masih imbang kosong - kosong sebelumnya Malaysia menang 2-0 di Leg pertama .

Indonesia di Masa datang

Posted by Football Journey
Soccer Republic Indonesia - Indonesia adalah suatu negara berbentuk Republik termasuk negara berkembang di Dunia , Mempunyai banyak potensi - potensi daerah di setiap wilayah , Kamu tahu ternyata Indonesia dahulu diprekdisikan oleh dunia akan menjadi negara Maju , karena saat dulu kita - kita itu disegani oleh masyarakat Eropa , buktinya saat ada pesawat U.S Black Corbidden yang melewati atau terbang diatas negara kita terdeteksi sinyal radar penerbangan Indonesia kala itu pemerintah AS langsung meminta maaf pada Presiden kita saat itu Ir.Soekarno dan AS pada saat itu sangat malu atas kejadian tersebut , ini dia Indonesia dimasa mendatang yang terlihat seperti berlebihan tetapi biarkan hati & mimpi kita terus berdoa dan juga mengharapkan suatu bintang permohonan jatuh dari langit , semua orang bebas untuk menghayal dan bermimpi meski agak berlebihan , anyway this is it! Indonesia it's FUTURE!

Kota Bandung pada tahun 2030 mendatang


Jakarta : terlihat stadion Bung Karno disana


Surabaya di tahun 2040 sebagai kota pelajar di dunia terlihat : Menara Kampus terbesar di Asia

Jembatan Sumjawa - Sumatra Jawa yang akan melewati Gunung Krakatau di Indonesia


Gedung International sebagai gedung Nations Republic Indonesia di Bandung jabar dalam tahun 2020


Gedung tertinggi & terbesar ( Gedung Badan Antariksa Internasional Indonesia BAAI ) di Dunia akan hadir dalam 30 tahun mendatang di kota Makassar ( Indonesia )


Tapi saya yakin akan sangat-sangat sulit jika Indonesia bisa seperti gambar-gambar di atas perlu pemikiran , ide , pemimpin , dan rakyat yang berkualitas , SDM tinggi , dan punya respect serta rasa malu yang tinggi pula terhadap negaranya dan rakyatnya , mungkin disini saya terlalu berlebihan tapi mungkin ada bintang jatuh dari langit seorang pemimpin yang kita cari-cari muncul , anyways ini negara dengan segudang mimpi , bermimpilah sebelum mimpi itu dilarang . jadilah mungkin gambar-gambar diatas menjadi pandangan orang-orang masa kini untuk merubah negara kita menjadi lebih baik minimal seperti negara Inggris atau Jepang .

Kim Jeffrey Kurniawan. Dia adalah seorang pemain sepak bola tanah air yang kini bergabung di FC Heidelsheim, sebuah klub yang berkompetisi di Verbandsliga Nordbaden Jerman (satu level di bawah divisi 3 Bundesliga). Kim Jeffrey Kurniawan masih tergolong muda karena usianya baru 20 tahun. Kini namanya banyak diperbincangkan di berbagai media Indonesia, baik itu media onlnie maupun offline. Hal ini terkait keinginannya untuk membela Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia.
"I am a citizen of Germany but if I am called to defend Indonesia, I will change my citizenship to become Indonesian citizens. Maybe could choose both, German and Indonesian passport would be fantastic," according to one interview excerpt between Jeffrey Kim with goal.com about its intention to strengthen the Indonesian national team.
As it is known Jeffrey Kim Kurniawan is a grandson of Kwee Hong Sing which is a former player Persija Jakarta and the Indonesian National Team in the era-the 1950s. At that time Indonesia is handled by the national team coach from Yugoslavia, Antun Pogacnik.
Under the tutelage of Pogacnik, Caps decent shine. Some things to note is the success of Indonesia won the bronze medal in 1958 Asian Games, almost surpass the Soviet Union Lev Yashin reinforced at the Olympics in 1956, beat China in World Cup qualification in 1958, and won the Merdeka Cup in Malaysia in 1961 and 1962. In addition, Kwee Hong Sing also tasted some degree with Persija.
Here is the Bios Kim Jeffrey Kurniawan I acquired from goal.com site:
Full Name: Jeffrey Kim Kurniawan
Place of Birth: Mühlacker (a small town near Stuttgart)
Date of Birth: March 23, 1990
Height: 167 cm
Weight: 60 kg
Bladder Mother Name: Uschi Kurniawan
Bladder father's name: Peter Kurniawan

Pemain Bola dunia dukung Timnas

Posted by Football Journey
Friday, 17 December 2010

 Menjelang kick off Filipina kontra Indonesia di Gelora Bung Karno Jakarta muncul dukungan semangat dari dua pemain Liga Premier Inggris melalui pemain Liverpool, Ryan Babel dan bek Manchester United, Rio Ferdinand melalui akun Twitter mereka.
Bukan hanya kepada timnas Garuda saja dukungan yang diberikan Babel, melainkan juga kepada bintang tim nasional Indonesia yang sempat merumput di Belanda, Irfan Bachdim.
"Good Luck to Indonesia and Good luck to @IrfanBachdim10 !!!," bunyi dukungan striker asal Belanda itu dalam akun twitternya, @RyanBabel.
Selain Babel, dukungan juga datang dari pemain Liga Premier Inggris lainnya, Rio Ferdinand. Bek Manchester United ini sempat mengungkapkan dukungan kepada Indonesia untuk leg ke dua yang akan berlangsung 19 Desember nanti. "All the best to Indonesia 2day in their semifinal.the Indonesian tweeps are all over my timeline about this game!," ujar Ferdinand dalam akun Twitternya, @rioferdy5.
Setidaknya dukungan dua pemain Liga Premier Inggris itu sangat berarti bagi Indonesia, sampai berita ini diturunkan Garuda mampu unggul 1-0 melalui gol Cristian

Bola terbaik di Dunia

Posted by Football Journey
Thursday, 16 December 2010

10 Bola Sepak Terbaik Sepanjang Masa

Di tengah-tengah pro dan kontra seputar Jabulani yang menjadi bola resmi keluaran Adidas di Piala Dunia 2010, tim redaksi GOAL.com meninjau kembali bola-bola yang pernah tercipta sejak zaman baheula.

Dari semua yang pernah dirancang, dari beragam merek terkenal seperti Adidas, Mitre, Nike, Puma dan Umbro, berikut inilah sepuluh yang paling bersejarah dan bermutu menurut GOAL.com.

10. Bola Mini
http://images.shopping.indiatimes.com/images/product/100353_football2.jpg
Murah meriah, kotor, dan biasanya dicaplok dengan sebuah merek. Bola ini akan cukup digunakan untuk suatu hari hujan dan latihan seadanya. Bagusnya lagi, biasanya bola ini bisa didapat dengan gratis.

9. T-shape
http://soccerballscollection.com/BALON-1930-4.gif
Inilah bola pertama yang digunakan untuk final Piala Dunia edisi perdana (1930), dan layak dimasukkan ke dalam daftar ini. Terdapat 12 panel berbentuk T dalam bola ini, dan jahitannya terlihat sangat jelas. T-Shape sepenuhnya kulit dan sangat berat, terutama kalau hujan mengguyur. Di partai final antara Uruguay dan Argentina, kedua kubu kesulitan menentukan bola mana yang layak dipakai. Akhirnya tercapai kesepakatan melalui musyawarah: bola milik Argentina di babak pertama, dan bola Uruguay di babak kedua. Ironisnya, Argentina unggul 2-1 saat turun minum tapi tuan rumah Uruguay membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan ini dengan skor 4-2.

8.
Nike Brasil
http://images.productserve.com/preview/686/105339007.jpg
Perusahaan peralatan olahraga raksasa dari Amerika Serikat ini datang terlambat sebagai produsen bola. Dalam hal sepakbola, Nike lebih banyak menyediakan jersey ketimbang bola di era 1990-an. Tapi sebuah deal senilai £100 juta dengan tim nasional Brasil pada 1996 terbukti menjadi langkah awal yang baik buat Nike. Dua tahun kemudian, Nike memproduksi iklan TV yang sangat keren dengan menampilkan para pemain Selecao mengolah bola di dalam sebuah bandara. Anda bisa lihat sendiri betapa majunya Nike Football sejak itu. Menakjubkan!

7. Crack
http://1.bp.blogspot.com/_brIyg5OdFyg/SxCLMOJy54I/AAAAAAAAbCg/sXny2r66QuU/s400/10.jpg
Nama bola ini tidak ada kaitannya dengan narkoba. Crack merupakan bola pertama yang mengganti panel-panel panjang menjadi 18 oktagon. Sayangnya pada hari pembukaan Piala Dunia 1962 antara Cili dan Swiss, bola Crack hilang dari peredaran, dan akhirnya bola cadangan pula yang dipakai. Beberapa menit sebelum pertandingan bubar, akhirnya muncul juga si Crack. Sialnya, selang beberapa menit bolanya kempis sehingga bola baru Crack dibutuhkan. FIFA tidak terkesan dengan penampilan si Crack, dan memutuskan untuk tidak lagi mengizinkan tuan rumah menentukan bola resmi pertandingan Piala Dunia. Alhasil, Adi Dassler dipanggil. Masalah beres. Setidaknya Crack membuka jalan untuk teknologi panel bola yang lebih canggih.

6. Bola Spons
http://ecx.images-amazon.com/images/I/31Fd5k-txHL._SL500_AA300_.jpg
Anda pernah memecahkan kaca jendela gara-gara main bola? Atau vas bunga di dalam rumah menjadi korban? Inilah sebabnya bola sepon akhirnya diciptakan. Bola ini aman dari benturan dengan kaca jendela dan vas bunga, sehingga mudah direstui oleh ibu atau istri Anda. Masalahnya hanya satu, kalau dibawa keluar jangan lupa disimpan lagi di dalam rumah. Pasalnya, bola ini tidak bersahabat dengan hujan.

5. Super Duplo-T
http://soccerballscollection.com/1950%20Ball.gif
Inilah bola revolusioner. Bola ini adalah yang pertama dengan ikatan dan gelembung seperti bola modern dengan katup. Seperti pada 1930, bola ini memiliki 12 panel dan membuat Brasil jatuh ke dalam keputusasaan yang mendalam ketika bola ini meroket ke atap gawang, sehingga Uruguay mengalahkan Selecao di kandang sendiri.
4. Mitre Ultimaxhttp://www.acasports.co.uk/images/products/tile/mitre_ultimax_white.jpg
Ini merupakan bola pertama yang mencatat kecepatan melebihi 160 km/jam. Pihak manufaktur menyebutnya sebagai 'bola tercepat dan paling akurat di dunia' dan akhirnya bola ini dimanfaatkan oleh Liga Primer Inggris pada akhir 1990-an. Inilah bola serat mikro yang orisinil.

3. Adidas Telstar
http://www.resimvadisi.com/data/media/2217/adidas_telstar.jpg
Inilah bola resmi Piala Dunia yang ditetapkan untuk pertama kalinya oleh FIFA. Telstar menjadi senjata paling ampuh buat para pemain Brasil 1970. Bola ini terdiri dari 32 panel yang dijahit dengan tangan (12 pentagon hitam dan 20 heksagon putih). Paduan warna sangat cocok ketika menyaksikan turnamen melalui televisi hitam-putih. Nama Telstar sendiri adalah singkatan dari star of television (bintang televisi). Selain itu, Telstar merupakan bola paling bundar pada zamannya dan telah dikenang bersamaan dengan jersey emas Samba yang dikenakan Pele, Jairzinho dan lain-lain. Saking bagusnya, bola ini kembali berputar untuk Piala Dunia 1974.

2. Mitre Delta 1000
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs262.ash1/18931_226980984800_151373044800_2954115_1250730_a.jpg
Sebelum Liga Primer Inggris bergulir dan sebelum stasiun televisi Sky berdiri, inilah bola pilihan para pemain Divisi Satu Inggris. Dikeluarkan oleh Mitre pada tahun 1986, Delta 1000 dipakai di Inggris sebelum sepakbola kembali menjadi seksi di era 1990-an. Desainnya sangat sederhana dengan corak hitam-putih.

1. Adidas Tango Espana
http://www.nikys-sports.com/productcart/pc/catalog/adidas-tango-ball-1_692_general.jpg
Bola ini tak tertandingi hingga sekarang. Di Piala Dunia 1982 Spanyol, semua penggemar dan pemain sepakbola berjibaku untuk mendapatkan bola ini. Adidas Tango diperkenalkan pada Piala Dunia 1978, tapi larisnya empat tahun sesudahnya ketika Zico dan Socrates menggiring bola ini di Spanyol. Ada yang punya? Beruntung dan berbahagialah orang-orang yang masih menyimpan bola ini. Tango merupakan bola pertama dengan kualitas tahan air, tapi karena konstruksinya yang halus, bola ini kerap digantikan saat pertandingan berlangsung. Tango Espana adalah bola kulit asli terakhir yang digunakan di kancah Piala Dunia. Harganya juga cukup mahal, kala itu sekitar Rp650.000 atau lebih dari £50. Tango Espana tak pernah beredar lagi di tahun 1990-an kecuali bolanya versi tiruan. Zaman sekarang pasti sulit mencari bola ini. Anda bisa coba sendiri di eBay. ^^

By : Bola dunia ( blog )

- Copyright © 2013 SCI48's Base - AKB48 Website Fans - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -