![]() |
| Timnas Indonesia Road to World Cup 2014 |
![]() |
| Suporter Indonesia selalu mendukungmu sampai mati |
Hasil drawing putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia:
Grup A: China, Yordania, Irak, Singapura
Grup B: Korea Selatan, Kuwait, Uni Emirat Arab, Lebanon
Grup C: Jepang, Uzbekistan, Suriah, Korea Utara
Grup D: Australia, Arab Saudi, Oman, Thailand
grup E: Iran, Qatar, Bahrain, Indonesia
![]() |
| Pembagian Grup Zona Asia Pra Piala Dunia 2014 |
![]() |
| Jadwal Pertandingan Timnas |
| 27/08/1980 (Seoul) Indonesia 3:2 Bahrain 09/06/1982 (Seoul) Indonesia 1:1 Bahrain 19/06/1988 (Jakarta) Indonesia 0:0 Bahrain 25/07/2004 (Jinan) Bahrain 3:1 (1:0) Indonesia 10/07/2007 (Jakarta) Indonesia 2:1 (1:1) Bahrain |
| 6/12/1966 (Bangkok) Iran 1:0 Indonesia 10/12/1970 (Bangkok) Indonesia 2:2 Iran 13/08/1984 (Jakarta) Iran 1:0 (0:0) Indonesia |
| 21/09/1986 (Gwangju) Qatar 1:1 (1:0) Indonesia 02/10/1988 (Jakarta) Indonesia 0:1 (0:0) Qatar 04/10/1988 (Jakarta) Indonesia 1:4 (0:3) Qatar 09/04/1993 (Doha) Qatar 3:1 (0:0) Indonesia 24/04/1993 (Singapore) Indonesia 1:4 (1:1) Qatar 18/07/2004 (Beijing) Qatar 1:2 (0:1) Indonesia |
Nah, saya akan sedikit mengulas calon lawan Indonesia di Grup E ini.
* IRAN
Raksasa tradisional dan pelanggan Piala Dunia dari Asia, walau akhir-akhir ini penampilannya belum stabil. Tetapi level Iran tetap saja berbeda dengan Indonesia. Lawan yang sangat berat, ditambah dengan kehadiran pelatih Carlos Queiroz di tim ini. Pria asal Portugal ini adalah mantan pelatih Real madrid dan Asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United.
* QATAR
Tuan rumah Piala Dunia 2022, tetapi sejauh ini belum pernah merasakan tampil di putaran final Piala Dunia. Sudah pasti akan mati-matian demi tiket ke Brasil, daripada merasa canggung karena menjalani debut Piala Dunia hanya karena status tuan rumah.
* BAHRAIN
Peringkat 5 Asia di dua Pra Piala Dunia terakhir menunjukkan kekuatan timnas Bahrain, walau selalu kalah di play off antar zona. Bahrain tentu tidak ingin gagal untuk ketiga kalinya.
Grup yang cukup berat saya rasa, tetapi peluang untuk lolos sangat terbuka mengingat akan diambil 2 tim terbaik dari 1 grup. Mengincar runner up mungkin realistis. Timnas membosankan di era Pak Bendol saja mampu mengimbangi Kuwait dan Oman di Pra Piala Asia (kalah karena hal-hal cemen macam kartu merah dan kebrutalan di kotak penalty), apalagi timnas yang tampil cukup impresif medio sekarang ini?
Sepak terjang timnas akhir-akhir ini memang membuai dan memaksa kita untuk bermimpi tinggi. Mencapai Piala Dunia mungkin mimpi yang terlalu tinggi dan tampak mustahil, tapi apa yang tidak mungkin

















0 Komentar Pembaca:
Poskan Komentar
Jangan sungkan-sungkan untuk bertanya dan berkomentar disini Sahabat SCI Blog's , Komentar anda akan muncul setelah ada moderasi dari Admin SCI , terima kasih , Gunakan Name/url jika tidak ingin login ke account sosial sahabat .